Jurnal Manajemen Almatama https://www.jurnal.stiebi.ac.id/index.php/jma <p><a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2829-0569" target="_blank" rel="noopener">eISSN 2829-0569 (Online)</a></p> <p>Jurnal Manajemen Almatama is published by Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis Indonesia (STIEBI) as publisher faculty. The editorial receives general writing, <span class="Y2IQFc" lang="en">Management Study Program</span> areas in which no other media has ever been published and reviews of new management books and marketing services. Preferred writing is the result of field research or literature review. The evaluation process of papers submitted depends entirely on the "Blind Review" designated by the editor in chief in accordance with the reviewer’s expertise. </p> en-US Jurnal Manajemen Almatama STRATEGI MANAJEMEN RANTAI NILAI HALAL PADA SEKTOR NON PANGAN https://www.jurnal.stiebi.ac.id/index.php/jma/article/view/580 <p>Rantai nilai halal telah menjadi instrumen strategis dalam memperkuat ekonomi Islam, namun penelitian mengenai penerapannya di sektor non-pangan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen rantai nilai halal pada sektor non-pangan yang mencakup kosmetik halal, farmasi halal, dan pariwisata ramah Muslim. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur, dengan data yang bersumber dari jurnal akademik, laporan pemerintah, dan publikasi industri. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sektor halal non-pangan memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan, dengan proyeksi pasar farmasi halal global mencapai US$149 miliar pada tahun 2028, di samping perkembangan pesat industri kosmetik halal dan pariwisata. Namun, tantangan seperti kurangnya integritas rantai pasok yang terjamin, terbatasnya standar halal internasional yang terintegrasi, serta belum optimalnya kolaborasi antar pemangku kepentingan masih menjadi hambatan utama. Penguatan transparansi di seluruh rantai pasok, penetapan standar halal yang diakui secara global, serta peningkatan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga keuangan merupakan strategi krusial untuk mengoptimalkan manajemen rantai nilai halal non-pangan sebagai pendorong posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi halal global.</p> Maslachah Ghulam Falach Endah Diah Parwati Muara Torang Hadomuan Siregar M Qudrat Nugraha Copyright (c) 2026 Maslachah, Ghulam Falach, Endah Diah Parwati, Muara Torang Hadomuan Siregar, M Qudrat Nugraha 2026-08-01 2026-08-01 5 1 01 15 10.58413/jma.v5i1.580 KONDISI FUNDAMENTAL EKONOMI MAKRO, NILAI PERUSAHAAN, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP HARGA SAHAM PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) TAHUN 2013 - 2022 https://www.jurnal.stiebi.ac.id/index.php/jma/article/view/584 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi fundamental makroekonomi, nilai perusahaan, dan ukuran perusahaan yang berkaitan dengan harga saham perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2013-2022. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan metode purposive sampling melalui website yang berkaitan dengan harga saham perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2013-2022. Kesimpulan yang didapat adalah sebagai berikut: hasil uji parsial untuk variabel kondisi fundamental makroekonomi (inflasi) (X1) menunjukkan hasil uji statistik t hitung &lt; t tabel (-0,141266 &lt; 2,10982) dan menunjukkan besarnya nilai probabilitas inflasi sebesar 0,8878 &gt; 0,05, maka disimpulkan bahwa Ho diterima. Hasil uji parsial untuk variabel kondisi makroekonomi fundamental (suku bunga) (X2) menunjukkan hasil uji statistik t hitung &lt; t tabel (0,043273 &lt; 2,10982) dan besarnya nilai probabilitas suku bunga sebesar 0,9655 &gt; 0,05, maka disimpulkan bahwa Ho diterima. Hasil uji parsial untuk variabel nilai perusahaan (Return On Assets / ROA) (X3) menunjukkan hasil uji statistik t hitung &lt; t tabel (0,365565 &lt; 2,10982) dan besarnya nilai probabilitas Return On Assets (ROA) sebesar 0,7152 &gt; 0,05, maka disimpulkan bahwa Ho diterima. Hasil uji parsial untuk variabel nilai perusahaan (Return On Equity / ROE) (X4) hasil uji statistik t hitung &lt; t tabel (1,060117 &lt; 2,10982) dan menunjukkan besarnya nilai probabilitas Return On Equity (ROE) sebesar 0,2907 &gt; 0,05, maka disimpulkan bahwa Ho diterima. Hasil uji parsial untuk variabel ukuran perusahaan (total aset) (X5) hasil uji statistik t hitung &gt; t tabel (4,774793 &gt; 2,10982) dan menunjukkan besarnya nilai probabilitas total aset sebesar 0,0000 &lt; 0,05, maka disimpulkan bahwa Ho ditolak. Dengan demikian dapat dinyatakan, secara statistik pada tingkat kepercayaan 95 persen tidak ada pengaruh variabel inflasi, suku bunga, Return On Assets (ROA), Return On Equity (ROE) terhadap harga saham dan variabel total aset berpengaruh terhadap harga saham. Hasil uji simultan untuk uji F adalah 0,000002 &lt; 0,05 (alpha 5%). Dengan demikian dapat dinyatakan, secara statistik variabel independen inflasi, suku bunga, Return On Assets (ROA), Return On Equity (ROE), dan total aset secara bersama-sama berpengaruh terhadap variabel dependen harga saham.</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> Afif Mishbah Hibatullah Kadek Ayu Susiani Dewi Meikol Benned Syahilul Amri Copyright (c) 2026 Afif Mishbah Hibatullah, Kadek Ayu Susiani Dewi, Meikol Benned, Syahilul Amri 2026-08-01 2026-08-01 5 1 16 35 10.58413/jma.v5i1.584 PENGARUH KOMPENSASI FINANSIAL, FLEKSIBILITAS DAN STRES KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PADA DRIVER GOJEK DI JAKARTA BARAT https://www.jurnal.stiebi.ac.id/index.php/jma/article/view/582 <p>Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis secara parsial dan simultan pengaruh kompensasi finansial, fleksibilitas dan stres kerja terhadap kepuasan kerja pada <em>driver </em>Gojek di Jakarta Barat. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan penyebaran kuesioner kepada 100 responden <em>driver </em>Gojek aktif di wilayah Jakarta Barat dan dianalisis menggunakan teknik statistik dengan bantuan aplikasi SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel kompensasi finansial (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja (Y) dengan nilai thitung &lt; ttabel (0,166 &lt; 1,984) dan signifikansi (0,539 &gt; 0,05). Begitu pula dengan fleksibilitas kerja (X2), yang tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja (thitung = 1,766 &lt; ttabel = 1,984; sig. = 0,081 &gt; 0,05). Sebaliknya, stres kerja (X3) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja (Y) dengan nilai thitung = -3,733 &lt; -ttabel = -1,984 dan signifikansi 0,000 (&lt; 0,05). Secara simultan, ketiga variabel (kompensasi finansial, fleksibilitas kerja, stres kerja) tersebut berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja (Y) dengan nilai Fhitung = 5,890 &gt; Ftabel = 2,70 dan nilai signifikansi 0,001 (&lt; 0,05). Nilai <em>Adjusted R </em><em>Square </em>sebesar 0,129 menunjukkan bahwa 12,9% variasi dalam kepuasan kerja dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen, sementara sisanya sebesar 87,1% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.</p> Ardani Arya Kusuma Dedy Siska Pramono Siti Marliah Nur Aida Firda Camalia Yusuf Muchtar Copyright (c) 2026 Ardani Arya Kusuma, Dedy Siska Pramono, Siti Marliah, Nur Aida, Firda Camalia, Yusuf Muchtar 2026-08-01 2026-08-01 5 1 36 53 10.58413/jma.v5i1.582 PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN KEPATUHAN FINANSIAL TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN KEPERCAYAAN INVESTOR SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI ERA PEMBENTUKAN PUSAT FINANSIAL INTERNASIONAL INDONESIA (PFII) https://www.jurnal.stiebi.ac.id/index.php/jma/article/view/594 <p><em>Good Corporate Governance</em> (GCG) dan kepatuhan finansial merupakan elemen penting dalam memperkuat keberlanjutan perusahaan, meningkatkan nilai perusahaan, serta melindungi kepentingan investor. Namun, hubungan antara kedua variabel tersebut dalam konteks dinamika regulasi di Indonesia masih relatif terbatas, terutama setelah reformasi sektor keuangan yang ditandai dengan pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan GCG dan kepatuhan finansial terhadap nilai perusahaan dan perlindungan investor, sekaligus menguji peran moderasi dinamika regulasi. Penelitian menggunakan pendekatan <strong>hukum normatif-empiris</strong> dengan desain <strong>yuridis sosiologis</strong> yang mengintegrasikan analisis hukum dan analisis kuantitatif. Analisis empiris dilakukan terhadap <strong>150 perusahaan</strong> yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode <strong>2019–2026</strong> menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Data sekunder diperoleh dari laporan tahunan, laporan keuangan, laporan keberlanjutan, dan <em>Corporate Governance Perception Index</em> (CGPI), sedangkan data primer diperoleh melalui wawancara dengan regulator, praktisi hukum, akademisi, dan pejabat kepatuhan perusahaan. GCG diukur menggunakan skor CGPI, proporsi komisaris independen, dan efektivitas komite audit; kepatuhan finansial diukur melalui kepatuhan perpajakan dan kualitas pelaporan keuangan; nilai perusahaan diproksikan dengan <strong>Tobin's Q</strong>; perlindungan investor diukur melalui kepemilikan institusional dan volume perdagangan; sedangkan dinamika regulasi diukur menggunakan variabel <em>dummy</em> perubahan regulasi. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dan <strong>Moderated Regression Analysis (MRA)</strong>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GCG dan kepatuhan finansial berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan serta perlindungan investor. Dinamika regulasi terbukti memoderasi hubungan tersebut, sehingga pada masa transisi regulasi manfaat tata kelola cenderung menurun akibat biaya adaptasi dan kepatuhan. Penelitian ini mengidentifikasi konsep <strong><em>Regulatory–Governance Synergy Threshold</em></strong>, yang menegaskan pentingnya keseimbangan antara kualitas tata kelola dan stabilitas regulasi dalam meningkatkan nilai perusahaan serta memperkuat perlindungan investor</p> Anak Agung Ketut Sudiana Putu Lantika Oka Permadhi I Wayan Eka Artajaya Ilham Mashuri Tri Budiastuti Lestari Copyright (c) 2026 Anak Agung Ketut Sudiana, Putu Lantika Oka Permadhi, I Wayan Eka Artajaya , Ilham Mashuri, Tri Budiastuti Lestari 2026-08-01 2026-08-01 5 1 54 68 10.58413/jma.v5i1.594 PERAN KEPEMIMPINAN KEWIRAUSAHAAN DAN BUDAYA PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA STARTUP BERBASIS METAVERSE DAN AI DI INDONESIA https://www.jurnal.stiebi.ac.id/index.php/jma/article/view/596 <p>Startup berbasis <em>Metaverse </em>dan<em> Artificial Intelligence</em> (AI) menjadi salah satu sektor teknologi yang berkembang sangat pesat di Indonesia. Namun, kinerja organisasi startup tersebut menunjukkan variasi yang tinggi dan masih belum dipahami secara komprehensif, terutama terkait peran kepemimpinan kewirausahaan dan budaya pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengembangkan teori substantif mengenai bagaimana kepemimpinan kewirausahaan dan budaya pembelajaran berkontribusi terhadap kinerja startup Metaverse dan AI di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan <em>Grounded Theory</em> Strauss dan Corbin dengan desain studi kasus ganda sehingga teori dibangun langsung dari data empiris. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap 25 informan yang terdiri atas pendiri, <em>Chief Technology Officer</em> (CTO), manajer tim, dan karyawan kunci dari 12 startup di wilayah Jabodetabek, Bandung, dan Yogyakarta. Pengumpulan data juga dilakukan melalui observasi partisipatif dan analisis dokumen internal selama Januari hingga Juni 2026. Analisis data dilaksanakan melalui tahapan <em>open coding, axial coding</em>, dan <em>selective coding</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kewirausahaan diwujudkan dalam narasi visioner adaptif yang mampu menerjemahkan visi teknologi menjadi makna yang dipahami investor, talenta, dan pengguna di tengah ketidakpastian regulasi. Budaya pembelajaran diwujudkan melalui pembelajaran kolaboratif lintas-disiplin yang mengintegrasikan kompetensi teknis dengan pengetahuan kreatif dan sosial budaya sehingga menghasilkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan lokal. Teori substantif yang dihasilkan menempatkan ketahanan ekosistem sebagai indikator utama kinerja startup. Temuan ini memperkaya literatur kewirausahaan teknologi serta memberikan implikasi praktis bagi pendiri startup, investor, dan pembuat kebijakan di Indonesia.</p> William Yani Wea Ikhwanudin Endah Diah Parwati Ghulam Falach Maslachah Copyright (c) 2026 William Yani Wea, Ikhwanudin, Endah Diah Parwati, Ghulam Falach, Maslachah 2026-08-01 2026-08-01 5 1 69 79 10.58413/jma.v5i1.596